Pengobatan Mata Malas

Pengobatan Mata Malas – Hallo Sobat lepaskacamata.com ketemu lagi dengan admin, bagaimana kabarnya? semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja ya. pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengobatan mata malas, sobat sekalian sudah tau tentang mata malas? dan bagaimana cara pengobatanya? oke langsung saja kita bahas.

Apa itu mata malas? mata malas adalah ganguan mata pada anak-anak yang dikarenakan otak dan mata tidak bisa bekerjasama dan mengakibatkan menurunya pengelihatan. pada istilah medis penyakit ini disebut amblyopia dan umumnya diketahui saat anak-anak berusia 4 tahun.

Gangguan mata ini sulit dideteksi dikarenakan anak-anak tidak mengetahui jika mata mereka terdapat gangguan dan mereka tidak dapat menjelaskanya, oleh sebab itu orang tua harus lebih memeperhatikan kondisi anaknya agar dapat dideteksi secara dini, gejala yang dialami diantaranya adalah.

  • Mata yang terlihat juling sebelah.
  • Tidak bisa mengukur jarak.
  • Gerakan kedua mata yang tidak sinkron.
  • Sering memicingkan atau memejamkan sebelah mata.

Jika menemukan gejala seperti itu segera bawa ke dokter untuk penanganan yang lebih lanjut, untuk menghindari gangguan mata yang lebih parah lainnya bahkan kebutaan.

Mata malas terjadi ketika koneksi saraf dari salah satu mata ke otak tidak terbentuk secara sempurna pada masa kanak-kanak. Mata dengan kemampuan penglihatan yang buruk akan mengirimkan sinyal visual yang kabur atau keliru ke otak, Otak kemudian akan mengirimkan sinyal lebih sedikit pada mata yang buruk. Lama-kelamaan, kinerja kedua mata menjadi tidak sinkron dan otak akan mengabaikan sinyal dari mata yang buruk tersebut.

Baca Juga Mengatasi Mata Silinder Dengan Tepat

Gangguan perkembangan visual ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Mata juling (strabismus). Ini merupakan penyebab terbanyak di balik mata malas. Riwayat keluarga sering menjadi penentu untuk kondisi anak seperti ini.
  • Gangguan refraksi, yaitu adanya perbedaan refraksi pada kedua mata sehingga mata dengan penglihatan yang lebih jelas akan menjadi dominan untuk melihat. Contoh gangguan refraksi adalah rabun jauh, rabun dekat, serta astigmatisme.
  • Katarak pada anak. Mata malas akibat katarak sering menyebabkan kondisi yang paling parah.

Di samping penyebab, para pakar juga menduga ada beberapa faktor yang berpotensi meningkatkan risiko mata malas. Faktor-faktor risiko tersebut adalah kelahiran prematur, bayi yang lahir dengan berat badan di bawah normal, faktor keturunan, serta gangguan perkembangan.

Anak-anak dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan mata lengkap pada usia 3-5 tahun, karena sebagian besar anak-anak usia ini dapat merespons tes mata lewat pemeriksaan ini. Diagnosis dan pengobatan sebaiknya dilakukan sedini mungkin (dianjurkan sebelum anak berusia 5 tahun). Tujuan pengobatannya adalah untuk:

  • Menangani gangguan mata yang menjadi penyebab mata malas.
  • Membantu agar penglihatan pada mata yang buruk dapat berkembang dengan baik.
  • Mencegah gangguan atau kehilangan penglihatan permanen.

Tingkat keparahan mata malas dan dampaknya pada penglihatan anak akan menentukan langkah pengobatan yang sesuai. Beberapa penanganan yang umumnya disarankan oleh dokter meliputi:

  • Kacamata untuk mengatasi gangguan mata seperti rabun jauh, rabun dekat, serta astigmatisme. Mata juling dan mata malas juga terkadang bisa ditangani dengan kacamata.
  • Penutup mata yang digunakan pada mata normal guna merangsang mata yang buruk. Cara ini paling efektif bagi pengidap balita dan penutup mata umumnya dipakai selama 2-6 jam per hari.
  • Obat tetes mata agar mata yang normal menjadi kabur. Hal ini akan mendorong anak-anak untuk menggunakan mata malas mereka. Namun, obat tetes mata berpotensi memicu efek samping berupa iritasi mata, kulit kemerahan, serta sakit kepala.
  • Operasi. Prosedur ini dianjurkan untuk menangani katarak serta memperbaiki otot mata pada mata juling. Meski tidak bisa memperbaiki kemampuan visual, mata pasien akan menjadi lebih sinkron dan kinerja kedua mata pun akan meningkat.

Mau tau cara sembuh dari berbagai penyakit mata seperti minus, plus, glaukoma, floater, silinder, dan lainnya tanpa operasi dan dalam 30 hari sudah terasa hasilnya? KLIK DISINI.!

Masa pengobatan mata malas kemungkinan akan berlangsung selama 6 bulan hingga 2 tahun. Pastikan anak Anda menjalani pemeriksaan rutin selama dan setelah penanganan agar dokter bisa memantau keefektifan pengobatan serta perkembangan visual anak. Sebagian besar pengidap mata malas membutuhkan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan sampai ada peningkatan pada kemampuan visual.

Mungkin itu saja untuk hari ini pembahasan kita tentang Pengobatan Mata Malas, semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua sampai jumpa lagi.

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: