Mengobati Buta Warna

Mengobati Buta Warna – Hallo sobat lepaskacamata.com ketemu lagi dengan admin, bagaimana kabarnya? baik? semoga selalu dalam keadaan yang baik-baik saja ya, oke sama seperti biasanya pada kesempatan kali ini kita akan memebahas tentang kesehatan mata, dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Mengobati Buta Warna. bintitan, buta warna merupakan sebuah penyakit yang menganggu pengelihatan kita karena apa yang akan kita lihat warnanya akan berbeda dengan warna aslinya, lalu bagaimana cara untuk mengobati buta warna tersebut? ayo langsung saja kita bahas sama-sama, tapi sebelumnya admin mau ngasih tau buat kamu yang mempunyai berbagai masalah mata seperti MINUS, PLUS, SILINDER, FLOATER, GLAUKOMA, dan masih banyak lainnya. bahwa sekarang itu gak perlu untuk bisa sembuh dari itu semua, mau tau caranya? dan juga mau dapat tips tentang kesehatan mata? KLIK DISINI.

Apa Itu Buta Warna?

Buta warna adalah suatu penyakit yang menyebabkan berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna yang umumnya diturunkan kepada anak dari orang tua sejak dilahirkan. Penderita buta warna akan cenderung mengalami kesulitan saat melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran warna-warna tersebut. Untuk kasus buta warna total sangat jarang ditemukan dan kebanyakan penderita buta warna bisa beradaptasi dengan kondisi ini sehingga tidak selalu dianggap sebagai kondisi yang serius. Beberapa kasus penyakit buta warna juga dapat dialami pada fase hidup dewasa.

Gejala Buta Warna

Untuk gejala dari buta warna, penderita buta warna mungkin hanya akan bisa melihat beberapa gradasi warna, sementara itu sebagian besar orang yang normal dapat melihat ratusan warna. Gejala lainnya adalah, sebagian penderita buta warna tidak dapat membedakan antara warna merah dan hijau, namun bisa melihat warna biru dan kuning dengan mudah. bahkan sebagian orang bahkan tidak menyadari bahwa mereka mengalami buta warna, mereka menyadari bahwa mereka menderita buta warna setelah menjalani tes penglihatan warna.

Baca Juga Cara Menghilangkan Floaters

Tipe-Tipe Buta Warna

Untuk sebagian besar penderita buta warna akan sulit untuk membedakan gradasi warna merah, kuning, dan hijau seperti warna oranye dan cokelat. Tipe ini disebut dengan buta warna merah-hijau. Tipe ini juga menjadikan penderita sulit untuk membedakan antara warna merah dengan warna hitam dan berbagai gradasi warna ungu. Pria akan memiliki kecenderungan mengalami buta warna tipe ini lebih besar dibandingkan dengan wanita. Tipe buta warna yang paling jarang terjadi adalah buta warna tipe biru-kuning, pada tipe buta warna biru-kuning ini penderita tidak bisa membedakan warna biru, hijau, dan kuning. Seorang penderita buta warna dari berbagai jenis kondisi di atas dapat melihat warna-warna tersebut akan lebih kusam dibandingkan orang-orang yang memiliki penglihatan yang normal.

Penyebab Buta Warna

Untuk membahas mengenai penyebab buta warna, sebelumya kita bahas dulu bagaimana proses melihat warna, Proses melihat warna melintasi spektrum cahaya diawali dengan kemampuan alamiah mata dalam membedakan warna-warna dasar, seperti warna merah, biru, dan hijau. Namun, mata seorang penderita buta warna tidak akan dapat melihat atau membedakan warna sebagaimana mata normal. Hal ini terjadi karena ada gangguan pigmen pada reseptor penglihatan warna (sel kerucut di mata). Ketika salah satu pigmen hilang, maka mata akan memiliki masalah dalam melihat warna tertentu. untuk Mengobati Buta Warna simak terus ya.

Dalam banyak kasus, buta warna disebabkan oleh faktor genetik orang tua, namun bisa saja terjadi akibat efek samping dari sebuah pengobatan atau gangguan kesehatan yang telah ada sebelumnya.

Bagi sobat sekalian yang pengen bisa cepat sembuh dari berbagai masalah mata seperti minus, plus, glaukoma, floater dan berbagai masalah mata lainnya tanpa melalui jalur operasi, Tenang sekarang ada cara alternatifnya yang dalam waktu 30 hari/ Sebulan sudah bisa dirasakan hasilnya. MAU TAU caranya bagaimana? KLIK DISINIYA  

Ada beberapa penyebab seseorang mengalami buta warna, di antaranya:

  • Faktor genetik

Kebanyakan penderita buta warna yang mengalaminya sejak dari lahir disebabkan oleh faktor genetik yang berikatan dengan kromosom X. Seorang ayah penderita buta warna tidak akan memiliki anak yang menderita buta warna kecuali pasangannya memiliki gen buta warna. Hal ini mungkin karena wanita lebih berperan dalam menjadi pembawa gen (carrier) yang akan mewarisi buta warna kepada anak. Penderita buta warna akibat faktor genetik juga jauh lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita, walau terkadang kondisi ini dapat melewati satu generasi. Anak perempuan dipastikan mengidap buta warna jika kedua orang tua adalah pembawa gen buta warna.

  • Penyakit

Terdapat sejumlah penyakit yang bisa menyebabkan buta warna, seperti penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, glaukoma, kanker darah (leukemia), diabetes, pecandu minuman beralkohol kronis, degenerasi makula, dan anemia sel sabit.

  • Usia

Kemampuan seseorang untuk membedakan warna, perlahan-lahan akan berkurang seiring dengan pertambahan usia. Ini adalah hal yang alami dalam proses penuaan dan tidak perlu dicemaskan secara berlebihan.

  • Bahan kimia

Seseorang bisa mengalami buta warna jika terpapar bahan kimia beracun, misalnya di tempat kerja, seperti karbon disulfida dan pupuk.

  • Efek samping pengobatan tertentu

Beberapa pengobatan berpotensi menyebabkan buta warna, seperti digoxin, phenytoin, klorokuin, dan sildenafil. Jika gangguan disebabkan oleh pengobatan, biasanya pandangan akan kembali normal setelah berhenti mengonsumsi obat.

Baca Juga Mengatasi Mata Bintitan

Diagnosis dan Perawatan Buta Warna

Kebanyakan kasus buta warna diakibatkan oleh faktor genetik, namun bisa juga berkembang setelah dilahirkan. Ada beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis buta warna, di antaranya:

  • Tes Ishihara. Tes ini yang paling umum digunakan untuk mendiagnosis buta warna, namun hanya bisa mendiagnosis kondisi buta warna merah-hijau. Penderita akan diminta untuk mengenali angka yang samar-samar tertera di dalam sebuah gambar yang terbentuk dari titik-titik berwarna.
  • Tes penyusunan. Tes ini dilakukan dengan cara menyusun objek berwarna dalam susunan gradasi warna yang berbeda-beda, lalu pasien akan diminta untuk menyusun benda berwarna tersebut sesuai dengan gradasi warna yang dilihatnya.
Cara Mengobati Buta Warna

Bagaimanakah cara Mengobati Buta Warna? Untuk cara mengobati buta warna, ada beberapa hal yang bisa dilakukan diantaranya adalah.

  • Mengkonsumsi Pepaya

Mengkonsumsi pepaya sangat baik untuk para penderita buta warna. hal ini karena pepaya sendiri adalah sumber makanan yang mengandung vitamin A dan C tinggi. Ketika Anda mencoba untuk mengonsumsinya secara rutin, maka ada kemungkinan untuk membantu supaya buta warna dapat terobati tanpa efek samping berbahaya.

  • Mengkonsumsi Buah Naga

Satu lagi cara alami yang jelas bisa Anda praktikkan ketika memang terganggu dengan kondisi buta warna yang sedang dialami. Konsumsilah buah naga setiap hari secara teratur supaya kesehatan mata sobat dapat selalu terjaga. Buah naga tak hanya bagus untuk kesehatan organ dalam tubuh kita.

Buah naga adalah jenis buah yang juga mampu menurunkan risiko keparahan buta warna dan segala bentuk kondisi gangguan penglihatan. sobat bisa mengonsumsinya dengan cara dimakan langsung, dibuat jus, atau dibuat sup buah tergantung dari selera. Tak ada salahnya mencoba cara alami ini karena ada banyak manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh buah naga ini bagi tubuh sobat.

  • Mengkonsumsi Belimbing

Buah satu ini sangat kaya akan vitamin dan mineral di mana sangat bagus untuk kesehatan karena menjadi salah satu buah yang mengandung vitamin C tinggi. Seperti yang kita tahu, makanan dengan kandungan vitamin C bila dikonsumsi rutin dengan kadar yang baik maka bisa menjadi cara meningkatkan daya tahan tubuh.

Tak hanya itu, kebaikan dari buah belimbing juga bisa dirasakan oleh para penderita masalah buta warna. Untuk buta warna parsial, penderitanya bisa mulai mengonsumsi buah belimbing setiap hari 1-2 buah saja per harinya secara rutin. Tak ada salahnya dicoba karena buah ini pun memberikan khasiat lain yang begitu besar untuk tubuh sobat.

  • Menggunakan Bawang Merah

Bawang merah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh sehingga banyak orang tertarik untuk menggunakan bumbu dapur ini sebagai obat. Tak hanya untuk kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi saja, bawang merah adalah bahan yang bisa dipakai sebagai obat bagi yang menderita buta warna.

Buat sobat sekalian yang punya masalah dengan mata silinder dan pengen sembuh dengan cepat tanpa jalur operasi, inilah solusinya. dengan cara alternatif ini sobat bisa sembuh dalam 30 hari/sebulan tanpa efek samping dan biaya yang sangat jauh lebih murah dari lasik. Mau Tau? KLIK DISINI 

Meski ada efek samping bawang merah yang kemungkinan membuat sobat khawatir, pemakaian yang tepat tak akan menjadi masalah. Konsumsilah bawang merah secara rutin, atau bisa juga sobat usap-usapkan ke area kedua kelopak mata sobat. Memang ada rasa panas dan pedih sebagai efeknya, tapi sobat akan terbiasa nantinya dan buta warna dapat teratasi.

  • Menggunakan Susu Kambing

Susu kambing memang diketahui sangat bagus untuk mengobati penyakit maag, namun ini tak hanya berguna bagi gangguan pencernaan pada lambung saja. sobat bisa menggunakan susu kambing ini sebagai obat ketika mengalami yang namanya buta warna. Jika minum secara teratur, sobat akan merasakan sendiri manfaatnya bagi mata.

Demi memulihkan kondisi buta warna dan senantiasa menjaga kesehatannya, sobat bisa mencoba mengonsumsi susu kambing setiap hari secara rutin. Penglihatan mata yang terganggu bisa juga diatasi dengan minum susu kambing agar risiko semakin parahnya kondisi bisa berkurang. Hanya saja jangan terlalu berlebihan; 1-2 gelas per hari adalah yang lebih dianjurkan.

Baca Juga Cara Menyembuhkan Mata Minus Parah

  • Menggunakan Apel

Buah apel merupakan buah yang menjauhkan kita dari segala penyakit, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Namun memang tak banyak yang tahu kalau buah apel ini bisa membantu mengembalikan kondisi buta warna seseorang. Apel adalah buah yang kaya vitamin dan mineral untuk menjaga kesehatan tubuh.

Untuk konsumsinya, sobat disarankan untuk menikmatinya setiap sesudah makan atau sebelum tidur. Sebagai cemilan sehat, apel adalah buah yang baik, jadi cobalah untuk mengonsumsinya 1-2 buah per harinya agar mampu merasakan sendiri manfaat yang diberikan. Mata sobat bisa menjadi lebih sehat dan tubuh juga terjauh dari segala macam penyakit.

  • Mengkonsumsi Wortel

Wortel seperti kita tahu adalah sumber makanan yang mengandung betakaroten dan vitamin A tinggi. Jenis sayur satu ini bisa dibuat masakan sayur atau juga minuman jus sesuai dengan selera dari masing-masing orang. Memang benar bahwa buta warna merupakan kelainan dan penyakit bawaan, tapi tak salah untuk mencoba metode terapi buta warna untuk Mengobati Buta Warna secara alami.

Karena bahan yang digunakan jelas sangat alami dan tak berbahaya sekaligus bernutrisi, maka Anda bisa mengonsumsinya tak hanya sekadar untuk kesehatan mata. Wortel juga baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh, jadi tak masalah mengonsumsinya rutin agar tak mengalami akibat kekurangan vitamin A.

Oke mungkin itu saja pembahasan kita kali ini tentang cara Mengobati Buta Warna, semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua ya, sampai jumpa lagi.

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: