Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK

Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK – Hallo sobat sekalian bertemu dengan admin lepaskacamata.com bagaimana keadaan sobat sekalian? semoga selalu dalam keadaan yang baik-baik saja ya. oke sobat sekalian pada kesempatan kita kali ini kita akan membahas tentang Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK, mungkni dari sobat sekalian sudah tau apa itu LASIK dan ada yang belum tau, singkatnya operasi lasik adalah operasi yang dilakukan padamata untuk menyembuhkan gangguan pengelihatan seperti minus, plus dan lainnya.

Oke tanpa panjang lebar lagi ayo kita bahas tentang Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK dibawah ini.

Apa itu LASIK?

Ayo Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK, Secara singkat LASIK adalah suatu metode pembedahan pada mata untuk memperbaiki penglihatan bagi penderita rabun jauh (minus), rabun dekat (plus), dan astigmatisme (silinder).

LASIK merupakan singkatan dari laser in-situ keratomileusis atau operasi yang menggunakan sinar laser untuk memperbaiki bentuk kornea mata sehingga cahaya yang melewati kornea dapat ditangkap sempurna oleh retina, dengan demikian penglihatan akan menjadi lebih baik, jelas, dan tajam kembali.

Dengan LASIK, dokter mata akan menciptakan flap (pembukaan lapisan) tipis di kornea, baik menggunakan pisau atau laser. Dokter bedah kemudian melipat kembali flap tersebut, lalu dengan akurat mengangkat sejumlah khusus jaringan kornea yang berada di bawah flap dengan menggunakan laser excimer. Flap ini kemudian dikembalikan ke tempat asalnya.

Bagi orang yang menderita rabun jauh, LASIK digunakan untuk meratakan kornea yang melengkung terlalu tajam. Namun, bagi orang yang memiliki rabun dekat, LASIK digunakan untuk melengkungkan kornea yang terlalu datar. LASIK juga dapat membenarkan kornea yang tidak teratur menjadi normal untuk penderita astigmatisme.

Baca Juga Gejala Awal Mata Minus

Gangguan yang dapat disembuhkan dengan LASIK

Dalam Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK kita juga harus tau apa saja gangguan yang bisa disembuhkan, Berikut ini adalah beberapa gangguan pengelihatan yang dapat disembuhkan dengan melakukan operasi LASIK.

  • Rabun jauh (miopia)

Rabun jauh (miopia) atau yang umum dimasyarakat disebut dengan minus, merupakan kondisi mata ketika bola mata terlalu panjang atau kornea mata terlalu cembung. Kondisi tersebut akan menyebabkan bayangan benda terfokus di depan retina, sehingga objek yang terletak pada jarak jauh tidak akan terlihat dengan jelas.

Pada penderita miopia atau minus, operasi LASIK akan memipihkan kornea mata yang terlalu tebal sehingga fokus cahaya dapat jatuh tepat pada retina mata.

  • Rabun dekat (hipermetropi)

Rabun dekat atau yang dikenal dengan mata plus, merupakan kondisi ketika bola mata terlalu pendek atau lengkungan kornea terlalu datar. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan suatu benda yang seharusnya terfokus pada retina, terfokus di belakang retina sehingga benda-benda yang terletak di dekat mata tidak dapat terlihat jelas. Rabun dekat umumnya terdeteksi sejak dini dan dapat diturunkan secara genetis.

Pada penderita hipermetropia, operasi LASIK dilakukan untuk membuat korena mata lebih cembung sehingga fokus cahaya jatuh tepat pada retina.

  • Silinder (Astigmatisme)

Astigmatisme atau nama lainnya adaIah mata silinder adalah merupakan kondisi mata yang terjadi akibat lengkungan kornea dan/atau lensa mata tidak simetris, sehingga bayangan benda yang tertangkap mata tidak dapat terfokus dengan baik. Astigmatisme dapat muncul pada seseorang sejak lahir atau pasca mengalami kecelakaan, pembedahan, atau karena suatu penyakit. Kelainan ini bukan diakibatkan membaca di tempat redup atau menonton televisi terlalu dekat.

Operasi LASIK pada penderita astigmatisme akan mengatur bentuk kornea yang tidak simetris menjadi lebih normal dan simetris.

Baca Juga Retina Lepas

Prosedur Operasi LASIK

LASIK dilakukan dengan posisi pasien berbaring di bawah perangkat bedah yang disebut dengan excimer laser pada ruang bedah rawat jalan. Pertama, mata akan diberi beberapa tetes anestesi topikal agar mati rasa. Penahan kelopak mata ditempatkan di antara kelopak mata agar mata terus terbuka dan mencegah pasien untuk berkedip. Sebuah cincin hisap diletakkan pada mata yang terbuka untuk meratakan kornea dan mencegah mata bergerak. Pasien mungkin akan merasakan tekanan dari penahan kelopak mata dan cincin hisap, hal ini mirip dengan jari yang ditekan tegas pada kelopak mata.

Ketika cincin hisap dipasang di mata, pandangan akan meredup atau menjadi gelap. Setelah kornea diratakan, flap pada jaringan kornea diciptakan dengan menggunakan  perangkat microsurgical seperti laser atau pisau bedah. Kemudian flap kornea ini diangkat dan dilipat kembali. Lalu, excimer laser akan mengukur mata sebelum diprogram.

Dokter akan memeriksa bahwa laser tersebut sudah berada pada posisi yang tepat. Setelah laser memotong jaringan kornea, dokter kemudian menempatkan flap kembali dan menghaluskan sisinya. Flap akan menempel pada jaringan kornea dalam 2-5 menit tanpa memerlukan jahitan. Setelah operasi selesai, dokter akan memberikan obat tetes mata dan pelindung mata agar mata terlindungi dari gesekan. Pemulihan penglihatan akan memakan waktu 3-6 bulan setelah operasi.

Yang harus dilakukan sebelum Operasi LASIK

Inilah beberapa hal yang harus dilakukan sebelum melakukan operasi LASIK yang bertujuan untuk menghindari kemungkinan terburuk terjadi, berikut ini adalah beberapa hal tersebut.

  • Tidak memakai soft contact lenses selama 2 minggu sebelum evaluasi awal.
  • Tidak memakai toric soft contact lenses atau rigid gas permeable (RGP) lenses selama 3 minggu sebelum evaluasi pertama.
  • Tidak memakai hard lenses selama 4 minggu sebelum evaluasi pertama.
  • Tidak menggunakan berbagai krim, losion, make up, dan parfum sehari sebelum operasi.

Yang harus dilakukan setelah Operasi LASIK

Saat setelah operasi lasik dilakukan kondisi pasien tidak akan langsung seperti sedia kala, pasien membutuhkan waktu untuk beristirahat. berikut adalah beberpa hal yang harus dilakukan pasca/setelah operasi lasik dilakukan.

  • Tidak menggunakan make up mata apapun selama 2 minggu.
  • Tidak melakukan olahraga apapun selama 3 hari.
  • Tidak melakukan kegiatan atau olahraga yang berat selama 1 bulan.
  • Menggunakan pelindung mata di malam hari selama 1 bulan.
  • Tidak boleh berenang, berendam di jacuzzi, maupun mandi air panas selama 2 bulan.

Efek samping operasi LASIK

Dalam Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK kita juga harus tau efek samping dari operasi lasik, Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi karena operasi lasik, efek samping tersebut diantaranya adalah.

1. Mata kering

Mata kering adalah salah satu komplikasi LASIK yang paling umum. Selama pemotongan lapisan luar (flap) kornea, beberapa bagian kornea yang bertanggung jawab memproduksi air mata bisa mengalami kerusakan. Ini menyebabkan penurunan produksi air mata dan membuat pasien LASIK terkena sindrom mata kering.

Gejala mata kering dapat meliputi nyeri, sakit, iritasi mata, kelopak mata menempel pada bola mata, penglihatan kabur. Mata kering akibat LASIK biasanya bersifat sementara. Kondisi ini sering bertahan selama 6 bulan pertama pasca operasi LASIK dan menghilang ketika mata sepenuhnya sembuh. Obat tetes mata dan cara lainnya dapat digunakan untuk mengobati gejala ini dengan efektif selama jangka waktu tersebut.

Namun, website FDA telah memperingatkan bahwa mata kering akibat LASIK bisa menjadi permanen dalam beberapa kasus. Orang yang pada dasarnya memiliki mata kering sering tidak dianjurkan untuk menjalani LASIK.

2. Komplikasi flap

Selama operasi, flap pada bagian depan mata diangkat supaya laser dapat membentuk ulang kornea mata. Mengangkat flap ini dapat menyebabkan komplikasi, termasuk infeksi, peradangan, dan air mata berlebihan.

Flap kemudian diganti dan berperan sebagai perban alami sampai menempel kembali pada kornea. Jika flap tidak dibuat dengan benar, ia tidak dapat menempel dengan benar pada kornea dan striae, dan kerutan mikroskopik dapat muncul pada flap. Ini menyebabkan berkurangnya kualitas penglihatan.

Memilih dokter mata yang berpengalaman dapat mengurangi risiko komplikasi LASIK.

3. Silinder tidak teratur

Dapat terjadi akibat kesembuhan yang tidak teratur atau jika laser tidak terpusatkan dengan benar pada mata, membuat permukaan yang tidak rata pada bagian depan mata. Ini dapat menyebabkan penglihatan ganda. Dalam kasus ini, pasien membutuhkan pengobatan ulang.

4. Keratektasia

Ini adalah komplikasi LASIK yang sangat langka tetapi serius. Ini adalah kondisi di mana kornea secara abnormal menonjol ke depan. Ini terjadi jika kornea sebelum LASIK terlalu lemah atau jika terlalu banyak jaringan diangkat dari kornea.

5. Sensitif pada cahaya

Pasien dapat mengalami kehilangan sensitivitas terhadap kontras dan kesulitan melihat dengan jelas di malam hari. Mereka mungkin tidak bisa melihat sejelas atau setajam sebelumnya dan juga melihat lingkaran berpendar di sekitar cahaya, silau, dan penglihatan kabur. Untungnya, dalam kebanyakan kasus, masalah ini bersifat sementara dan akan menghilang dalam 3 sampai 6 bulan.

6. Undercorrection, overcorrection, regression

Undercorrection/overcorrection terjadi saat laser mengangkat terlalu sedikit/terlalu banyak jaringan kornea. Dalam kasus ini, pasien tidak akan mendapatkan penglihatan sejelas yang mereka harapkan dan masih harus menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk beberapa atau semua aktivitas.

Penyebab lain untuk hasil yang kurang sempurna adalah mata Anda tidak merespon terhadap pengobatan seperti yang diharapkan atau mata mengalami kemunduran dari waktu ke waktu akibat kesembuhan yang berlebihan.

Sobat mau sembuh dari keluhan mata seperti minus, plus, silinder, floater, glaukoma, dan lain sebagainya tanpa harus melakukan operasi dan bebas dari efek samping yang berbahaya? tanyakan langsung pada konsultan kesehatan mata kami secara GRATIS, KLIK DISINI..!!!

Oke mungkin itu saja pembahasan kita pada kali ini tentang Mengenal Lebih Dekat Operasi LASIK, semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat sekalian, sampai jumpa lagi.

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: