Bahaya Laser Mainan Bagi Mata

Bahaya Laser Mainan Bagi Mata – hallo jumpa lagi dengan lepaskacamata.com bagaimana kabarnya? semoga selalu dalam keadaaan baik-baik saja ya, oke pada kesempatan kali ini kita akan memebahas tentang bahaya laser mainan bagi mata, memangnya laser mainan berbahaya bagi mata? Walaupun namanya mainan tapi ternyata laser mainan juga berbahaya bagi mata. Kok bisa? Oke langsung saja mari kita bahas bersama-sama.

Pointer laser baik yang bewarna merah, hijau, ungu, maupun biru bisa saja berbahaya bagi kesehatan jika tidak digunakan secara benar, menurut Iwan Sovani dari Divisi Vitreoretina Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo menuturkan, sinar laser ini bisa menyebabkan kerusakan pada mata dan kulit terbakar. Selain itu, dapat mengganggu penglihatan dan konsentrasi sopir atau pilot.

Ia mengatakan jika laser dengan daya lebih dari 5 miliwatt dan jika sinarnya ditembakan langsung pada mata orang, akan berpotensi mengakibatkan kerusakan berat pada retina hanya dalam waktu singkat karena retina adalah jaringan di dalam bola mata yang sangat sensitif terhadap cahaya.

“Seperti halnya film pada kamera foto, retina bertanggung jawab untuk menangkap seluruh sinar yang masuk ke dalam bola mata. Kemudian memproses sinar itu dan meneruskan impuls ke otak sehingga manusia dapat melihat,” kata Iwan di kantornya, Jalan Cicendo Bandung.

Sementara itu, Arief Kartasasmita juga dari Divisi Vitreoretina Cicendo menuturkan, pusat penglihatan pada retina disebut makula. Daerah makula inilah yang akan mengalami gangguan akibat laser sehingga kelainannya disebut makulopati akibat laser.

“Laser hijau dengan panjang gelombang 490-575 nanometer diketahui menimbulkan kerusakan retina lebih besar dibanding laser merah dengan panjang gelombang 635-750 nanometer, maupun laser biru dengan panjang gelombang 450 nanometer,” kata Arief.

Baca Juga Menjaga Mata Dari Radiasi Komputer

Ia juga menambahkan pada bayi dan anak-anak gangguan pengelihatan akibat laser sulit untuk diketahui, selain terdapat riwayat paparan terhadap laser pointer.

“Pada anak yang lebih besar atau orang dewasa, keluhan yang paling sering terjadi adalah penurunan penglihatan pada kedua mata, silau terus menerus dan pusing dengan riwayat terpapar sinar laser dalam jangka waktu lama, lebih dari 60 detik atau berulang kali,” tuturnya.

Mau tau cara sembuh dari berbagai penyakit mata seperti minus, plus, glaukoma, floater, silinder, dan lainnya tanpa operasi dan dalam 30 hari sudah terasa hasilnya? KLIK DISINI.!

Satu-satunya cara untuk menghindari kondisi makulopati akibat laser dengan menghindari menatap atau mengarahkan sinar laser pointer pada mata secara sengaja. Apalagi, dalam waktu lebih dari 60 detik.

Ternyata sinar laser jika terkena langsung pada mata juga sangat berbahaya bagi mata, jadi sekarang jangan asal mengarahkan pointer laser secara sembarangan, apalagi langsung mengarahkanya ke mata. Mungkin itu saja yang bisa kita bahas untuk hari ini semoga artikel ini berguna untuk sobat sekalian, sampai jumpa lagi.

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: