Bahaya Kanker Mata Melanoma!

Bahaya Kanker Mata Melanoma! – hallo sobat lepaskacamata.com kembali lagi bertemu dengan admin, bagaimana kabarnya? semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja ya. oke, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Bahaya Kanker Mata Melanoma!, sudah tau apa itu kanker mata melanoma? jika belum, langsung saja kita bahas sama-sama.

kanker melanoma adalah kanker yang terjadi pada sel-sel melanosit mata yang berfungsi untuk memeproduksi melamin, melamin adalah pigmen yang menghasilkan warna pada kulit, rambut, dan mata. oleh sebab itu melanoma juga dapat terjadi pada kulit.

Melanoma yang terjadi pada mata umumnya tumbuh di jaringan uvea mata, yang meliputi jaringan iris mata, badan siliaris, dan jaringan koroid. kanker mata melanoma seringkali terjadi pada bagian mata yang tidak tampak ketika bercermin. Selain itu, kanker ini juga jarang menimbulkan gejala-gejala spesifik pada keadaan stadium awal. Kedua hal tersebut juga menyebabkan kanker mata melanoma sulit untuk terdeteksi pada stadium awal, dan biasanya ditemukan tanpa sengaja pada saat pemeriksaan mata rutin. Namun pada saat jaringan kanker membesar, akan dapat menyebabkan perubahan bentuk pada pupil, penglihatan kabur, dan penurunan kemampuan penglihatan.

Walaupun kanker mata melanoma dapat diobati dengan baik terutama jika masih dalam keadaan stadium awal dan masih berukuran kecil. Pengobatan kanker yang masih berukuran kecil jarang mengganggu kemampuan penglihatan pasien. Sebaliknya, jika kanker sudah berukuran besar, pengobatan yang diberikan dapat menyebabkan gangguan pada penglihatan pasien.

gejala-gejala yang biasanya dirasakan penderita kanker mata melanoma adalah.

  • Munculnya bintik hitam pada iris mata.
  • Rasa seperti melihat kilatan cahaya.
  • Terasa ada bintik-bintik atau garis yang menghalangi pandangan mata.
  • Pandangan menjadi kabur atau kehilangan kemampuan penglihatan.
  • Terjadi perubahan pada bentuk pupil.
  • Terjadi pembengkakan pada salah satu mata.
  • Terdapat benjolan pada kelopak atau bola mata yang makin membesar setiap harinya.

Baca Juga Apa itu Uveitis?

Kanker mata melanoma ini disebabkan oleh perubahan atau mutasi DNA pada sel melanosit mata yang mengakibatkan pertumbuhan sel tidak terkendali. Jaringan melanoma yang mengalami pertumbuhan tidak terkontrol ini akan menyebabkan kerusakan jaringan mata yang sehat.

Melanoma dapat terjadi di berbagai bagian mata, baik di bagian depan mata seperti iris dan badan siliaris, maupun di bagian belakang atau tepatnya di jaringan koroid. Namun pada kasus yang jarang terjadi, kanker melanoma dapat tumbuh pada bagian paling depan mata, yaitu di bagian konjungtiva.

penyebabanya pun belum jelas, tapi ada beberapa hal yang menyebabakan terjadinya hal ini, diantaranya adalah.

  • Mempunyai kulit putih.
  • Paparan dari sinar matahari dan ultraviolet, termasuk juga seringnya menggunakan lampu ultraviolet (sunbed) untuk menggelapkan kulit (tanning). Namun hal ini belum dapat dibuktikan secara pasti.
  • Faktor usia. Risiko kanker mata akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
  • Warna mata. Orang yang memiliki warna mata terang (misanya memiliki warna mata biru, hijau, atau abu-abu) memiliki risiko kanker mata yang lebih tinggi.
  • Kelainan kulit turunan. Kulit yang memiliki kecenderungan membentuk tahi lalat yang abnormal di berbagai area kulit tubuh (dysplastic nevus syndrome), umumnya berisiko berkembang menjadi melanoma di mata dan kulit.
  • Nevus of Ota. Nevus of Ota atau oculodermal melanocytosis adalah kondisi dimana seseorang memiliki bercak kecoklatan pada bagian tengah mata (uvea) atau bagian antara bagian putih bola mata dan saraf mata. Orang yang memiliki Nevus of Ota dapat berisiko mengalami kanker mata melanoma.

Selain beberapa hal diatas bisa juga karena disebabkan oleh faktor lingkungan pekerjaan, beberapa pekerjaan yang bisa menjadi resiko timbulnya kanker mata melanoma adalah Nelayan, Pekerja yang berhubungan dengan zat kimia, Pekerja laundry, Petani, Tukang las, dan Koki. namun hal ini juga belum bisa bibuktikan kebenaranya, karena belum ada penelitian yang dapat membuktikan kebenaran antara kanker mata melanoma dengan pekerjaan diatas.

kanker mata melanoma juga dapat diklarifikasi berdasarkan ukurannya, klarifikasinya adalah sebagai berikut.

  • Kecil. Jika jaringan melanoma memiliki lebar 5-16 mm dan ketebalan sampai dengan 1-3 mm.
  • Sedang. Jika jaringan melanoma memiliki lebar tidak lebih dari 16 mm dengan ketebalan sekitar 3,1-8 mm.
  • Besar. Jika jaringan melanoma memiliki lebar lebih dari 16 mm atau ketebalan lebih dari 8 mm.

untuk pengobatan kanker mata melanoma yang dapat dilakukan diantaranya adalah.

  • Pembedahan.

Dengan melalui prosedur ini, dokter akan mengangkat jaringan melanoma yang ada pada mata. Pembedahan yang dilakukan bergantung kepada ukuran dan gejala kanker yang ditimbulkan. Jika kanker berukuran kecil, pembedahan yang dilakukan hanya akan mengangkat jaringan kanker tersebut dan sedikit jaringan sehat di sekeliling kanker. Pembedahan dapat berupa iridektomi atau koroidektomi. Khusus untuk kanker yang berukuran besar, pembedahan yang dilakukan bertujuan untuk mengangkat seluruh bola mata (enukleasi). Pada bagian mata yang bola matanya sudah diangkat dapat ditanam bola mata palsu (prostetik) sebagai pengganti bola mata yang diangkat sebelumnya.

  • Radioterapi. 

Melalui radioterapi, dokter akan menembakkan sinar radiasi berenergi tinggi ke jaringan kanker. Radioterapi biasanya digunakan untuk kanker mata berukuran sedang. Sumber sinar radiasi dapat berasal dari pelat radiasi yang ditempel di mata (brakiterapi) untuk sementara atau dari mesin yang menembakkan sinar radiasi langsung ke mata (radiasi eksternal).

  • Krioterapi. 

Ini merupakan metode pengobatan kanker mata dengan cara membekukan jaringan kanker sehingga rusak dan mati.

  • Terapi laser.

Terapi ini dilakukan dengan menggunakan sinar berfrekuensi khusus. Salah satu contohnya adalah termoterapi yang mengobati kanker mata melanoma dengan menggunakan sinar inframerah. Terapi laser dapat dikombinasikan juga dengan pengobatan lain terutama radioterapi.

  • Kemoterapi. 

Kemoterapi untuk mengobati kanker mata melanoma dilakukan dengan menggunakan obat-obatan guna membunuh sel kanker. Meski demikian, kemoterapi jarang digunakan untuk mengobati kanker mata.

Mau tau cara sembuh dari berbagai penyakit mata seperti minus, plus, glaukoma, floater, silinder, dan lainnya tanpa operasi dan dalam 30 hari sudah terasa hasilnya? KLIK DISINI.!

 

Peluang penderita kanker mata melanoma untuk bisa pulih kembali bergantung kepada tingkat keganasan dan ukuran kanker tersebut. Jika kanker masih dalam ukuran kecil atau sedang, 70-80 persen orang yang menderita masih dapat hidup sampai 5 tahun setelah terdiagnosis menderita.

Jika kanker mata melanoma tidak segera ditangani maka dapat menimbulkan komplikasi, yaitu.

  • Peningkatan tekanan cairan pada mata (glaukoma). Glaukoma dapat terjadi jika kanker mata melanoma tumbuh dan mengakibatkan meningkatnya tekanan di dalam bota mata dan merusak saraf pada mata. Nyeri serta kemerahan pada mata merupakan gejala dari glaukoma. Glaukoma juga bisa ditandai dengan penglihatan yang memburuk atau kabur.
  • Penyebaran kanker. Kanker mata melanoma yang tidak ditangani dapat menyebar (metastasis) ke bagian tubuh lainnya, seperti pada hati, tulang, paru-paru, dan otak.
  • Kebutaan. Kanker mata melanoma, khususnya yang berukuran besar, dapat menyebabkan ablasi retina dan kebutaan. Namun, kanker yang berukuran kecil sekali pun juga dapat menyebabkan kebutaan jika terjadi pada bagian mata yang penting untuk penglihatan.

Mungkin itu saja pembahasan kita kali ini tentang Bahaya Kanker Mata Melanoma! semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua, sampai jumpa lagi.

Orang Juga Mencari:

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: