Apa Itu Pterigium?

Apa Itu Pterigium? – Hallo Sobat lepaskacamata.com! ketemu lagi hari ini, bagaimana kabar sobat sekalian? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja ya. Pada kesempatan kali ini lepaskacamata.com akan membahas sebuah penyakit mata yang bisa dibilang asing terdengar di telinga kita, yaitu Pterigium.

Pterigium atau pterygium adalah sebuah penyakit mata yang ditandai dengan tumbuhnya selaput pada permukaan bola mata, kondisi ini bisa terjadi di salah satu mata atau keduanya. Penyakit ini termasuk lesi nonkangker yang jarang menyebabkan komplikasi berbahaya, tapi jika tidak ditangani bisa saja selaput tersebut terus tumbuh menyebar dan bisa menutupi pupil mata sehingga akan menggangu pengelihatan penderita.

Gejala umum dari penyakit pterigium ini adalah tumbuhnya selaput pada permukaan bola mata tanpa keluhan lainya, namun juga dapat disertai dengan gejala mata merah, iritasi, gatal, perih pada mata, pandangan samar atau kabur, terasa ada yang mengganjal di mata apabila selaput pterigium tebal atau lebar. Jika mengalami gejala-gejala tersebut lebih baik segera konsultasikan ke dokter untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi.

Untuk penyebabnya sendiri masih belum dapat diketahui secara pasti, tapi kondisi ini lebih sering terjadi pada mereka yang sering melakukan aktivitas luar ruangan. Sinar matahari, debu, asap serta angin diduga dapat meningkatkan potensi terjadinya pterigium. Mata kering juga bisa menjadi faktor pemicu terjadinya pterigium.

Pengobatan untuk penderita pteregium biasanya berbeda tergantung tingkat keparahanya, jika masih tergolong ringan dan tidak menganggu pandangan maka tidak perlu tindakan khusus. Meski demikian penderita harus terus manjalani pemeriksaan mata untuk memantau perkembanganya. Tapi jika pterigium sudah menganggu pandangan atau kenyamanan dapat ditangani oleh dokter dengan obat-obatan sesuai resep dokter atau dengan jalan operasi.

Baca Juga Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Mata

Kareana operasi berpotensi menyebabkan komplikasi berupa bekas luka dan goresan pada kornea atau pandangan kabur karena kornea mata yang tidak rata, prosedur operasi hanya dianjurkan apabila penanganan dengan cara lain terbukti tidak efektif, kemampuan pengelihatan terancam mengalami penurunan. Selain operasi pasien akan diberikan obat-obatan untuk menurunkan terjadinya komplikasi juga untuk mencegah kambuh. Selain hal itu, pemantauan kondisi mata juga akan dilakukan selama sekitar 1 tahun, pada saat itu penderita disarankan untuk menghindari pajanan dari lingkungan sekitar seperti sinar matahari, asap atau debu yang dapat memicu pterigium. Hal ini dapat dilakukan dengan cara kacamata hitam atau topi saat bepergian keluar rumah.

Itulah pembahasan tentang Pterigium, walaupun penyakit ini tidak terlalu berbahaya tapi kita tidak boleh membiarkanya karena jika sudah menyebar bisa menggangu pengelihatan. Semoga artikel ini berguna untuk sobat semua.

 

 

Orang Juga Mencari:

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: